الدنيا سجن المؤمن وجنة الكافر
[DUNIA ADALAH PENJARA BAGI MUKMIN DAN SURGA BAGI KAFIR]
Sepenggal Kisah Al Hafizh Imam Ibnu Hajar Al Asqalani
Kisah Al-Hafizh Imam Ibnu Hajar
تحفة المريد على جوهرة التوحيد
وحكي أن الحافظ ابن حجر مر يوما بالسوق في موكب عظيم وهيئة جميلة، فهجم عليه يهودي يبيع الزيت الحار وأثوابه ملطخة بالزيت وهو في غاية الرثاثة والبشاعة، فقبض على لجام بغلته وقال له: يا شيخ الإسلام، تزعم أن نبيكم قال : الدنيا سجن المؤمن وجنة الكافر (أي سجن أنت فيه؟ وأي جنة أنا فيها ؟ فقال : أنا بالنسبة لما أعده الله لي في الآخرة من النعيم كأني الآن في سجن، وأنت بالنسبة لما أعده الله لك في الآخرة من العذاب الأليم كأنك في جنة؛ فأسلم اليهودي
Dikisahkan pada suatu hari, Al-Hafizh Imam Ibnu Hajar melewati sebuah pasar. Saat itu, beliau menjabat sebagai seorang Qadhi al-Qudhat (imam besar). Beliau berjalan dengan iring-iringan yang besar dan penampilan yang indah. Tiba-tiba, beliau dihadang oleh seorang Yahudi yang sedang menjual minyak panas. Pakaian orang Yahudi itu berlumuran minyak, dan keadaannya sangat buruk dan memprihatinkan.
Sambil menahan kendali keledainya, orang Yahudi itu berkata kepada Imam Ibnu Hajar, "Ya Syaikh al-Islam, kamu mengaku bahwa nabi kalian pernah mengatakan, 'Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir.' Lalu, di manakah kamu (dalam keadaan seperti itu) dikatakan penjara? Dan di manakah saya (dalam keadaan seperti ini) bisa dikatakan di dalam surga?"
Mendengar hal tersebut, Imam Ibnu Hajar menjawab dengan bijak, "Bagi saya, apa yang Allah siapkan untukku di akhirat dalam bentuk kenikmatan, membuat keadaan saya saat ini seperti berada di dalam penjara. Bagi kamu, apa yang Allah siapkan untukmu di akhirat dalam bentuk siksaan yang pedih, membuat keadaanmu saat ini seperti berada di dalam surga."
Mendengar jawaban itu, orang Yahudi tersebut pun masuk Islam.

Pengunjung: 0

TikTok Logo